Upacara Adat dan Tradisi
Administrator 20 Juni 2017 11:23:25 WIB
Selain berbagai jenis kesenian, masih banyak juga tradisi kebudayaan/ upacara adat yang dilestarikandi Desa Mulyodadi, misalnya adanya tetesan, tingkeban,brokohan, bancakan, puputan, selapanan, tedhak siti, nyapih, tetesan/ supitan, ngrukti loyo, ngesur tanah, tlusupan/brobosan, nyetahuni dan lain lain. Ada juga upacara memulai panen padi yaitu “wiwitan”, beberapa acara merti dusun (limolasan, selikuran, nyelawenan), ruwahan/ nyadran dll. Kasih sayang, kebersamaan, saling menghargai, kedekatan dengan alam dan pembersihan diri untuk penghambaan yang tulus kepada Yang Maha Kuasa merupakan nilai-nilai yang coba diangkat dari berbagai tradisi tersebut.

Komentar atas Upacara Adat dan Tradisi
Formulir Penulisan Komentar
Profil Kalurahan Mulyodadi
Pengumuman
Tautan
Musik
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Monev Pemanfaatan Tanah Kas Kalurahan untuk KDKMP Mulyodadi: Wujud Sinergi dan Tertib Tata Kelola As
- 80 Tahun Sri Sultan Hamengkubuwono X: Jejak Pengabdian, Menjaga Yogyakarta Tetap Istimewa
- Perkuat Komunikasi dan Selaraskan Langkah Demi Pelayanan yang Lebih Optimal
- Selamat memperingati hari Wafatnya Yesus Kristus
- Pengumuman Pelayanan di Kantor Kalurahan Mulyodadi
- Pelaksanaan Pendampingan Kalurahan Mulyodadi sebagai Pilot Project AKU HATINYA PKK
- Langkah Awal Kemandirian, Pemasangan Bouplank Koperasi Desa/Keluarahan Merah Putih Mulyodadi
Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License
















